Sabtu (23/09) Pagi-pagi harus bergegas karena si merah mau jajan (istilah jajan digunakan oleh anggota komunitas untuk mobil yang minta servis) karena mau dibuat perjalanan jauh, liburan ada janji dengan teman di Situbondo, mobil harus dalam keadaan sehat wal afiat.
Pukul 08.30 WIB kami sampai di Lawang untuk Tune UP mobil dan ganti oli. Cukup lama kami di sana sekitar 2,5 jam. Mobil kami termasuk ukuran mobil lawas, keluaran tahun 2001, jadi harus sering-sering check up ada tetap nyaman untuk dibuat perjalanan panjang.
Setelah servis mobil saya langsung lanjut ke pondok untuk melaksanakan aktifitas seperti biasa, untung hari ini rapatnya pas setelah sekolah. Jadi bisa beristirahat sebentar dan berangkat bakda dzuhur.
***
Di lain tempat, teman-teman santri Alhafidzoh sedang berjuang dalam lomba antar madin di Kecamatan Wonorejo, untuk lomba yang saya mentori, baca kitab, saya yakin bisa bersaing asal bermain bersih. Dengan usia 12 tahun, bisa makna kitab kosong, bisa menerjemahkan dan bisa menjawab pertanyaan adalah sebuah hal yang luar biasa, tinggal mental yang perlu diperkuat, dan itu tugas utama saya: Memberikan arahan agar bisa mengendalikan mental saat sudah bertarung di medan perlombaan.
Sore harinya saya dapat pesan bahwa teman-teman banyak yang dapat juara, untuk baca kitab dapat juara, alhamdulillah. Memang usaha tak akan pernah mengkhianati hasil, seperti kata pepatah:
من زرع حصد
Barang siapa yang menanam pasti dia akan menuai
Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) yang diikuti oleh Pondok Pesantren Putri Alhafidzoh berakhir manis.
Porsadin adalah pekan lomba yang diadakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), kebetulan sekarang adalah Porsadin ke-VI diadakan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini. Pondok Pesantren Putri Alhafidzoh sendiri mengirim 7 orang lomba dan semuanya juara Alhamdulillah 5 dapat juara, benar-benar melebihi ekspektasi, mengingat kami baru ikut lomba ini pertama kali.
Sebagai tasyakkuran, kepala madin memutuskan untuk mengajak wisata kuliner kami semua, juarawan, pembimbing, pengawas dan pelatih semuanya ikut.
Anak-anak antusias mengikuti, mengingat mereka kebanyakan ndeso, jadi ikut wisata kuliner adalah sebuah keistimewaan tersendiri, bahkan bisa jalan-jalan itu sudah wah bagi mereka.
Saya sendiri sebenar senang banget, cuma pikiran rada tidak nyambung karena memikirkan presentasi malam selasa.
Kemarin-kemarinnya sudah ngebut sih, sampai gak tidur malam, tapi malah ngedrop, mau sakit, malah bisa-bisa gak mengikuti presentasi. Daripada nanti sakit, mending belajar sesuai proporsi, selain itu waktu digunakan untuk istirahat. Jadi teringat maqolah Imam Al-Ghazali:
كل ما تجاوز عن حده انعكس إلى ضده
Setiap sesuatu yang melebihi batasnya maka akan berubah menjadi kebalikannya.
Maka itu saya mulai menerapkan prinsip smart work not hard work. Agar waktu yang ada bisa efisien dengan hasil yang sesuai target.
Aminnn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar