Rabu (20/09), hari ini saya mengawali pagi hari dengan penuh semangat, lebih optimis dari hari-hari sebelum dan hari yang penuh gairah, karena saya ada target tersendiri yang perlu saya gapai setiap harinya.
Hari ini, hari rabu, adalah hari spesial untuk memulai aktifitas yang baru, dalam kitab taklim disebut sebuah maqolah:
ما بدئ بشيء يوم الأربعاء إلا تم
Tak ada sesuatu yang dimulai pada hari rabu kecuali akan sempurna.
Oleh karenanya saya berharap ini adalah awal perubahan yang positif, hingga bisa selesai secara sempurna semua hal yang telah direncanakan.
***
Seperti biasa, bakda subuh ada rutinan semaan alfiyah dari teman-teman santri, dilanjut jemput anak di rumah mbahnya, setelah itu mengantar mereka ke sekolah. Urusan anak selesai, ganti nganter istri belanja kebutuhan dapur dan kebutuhan keluarga, setlah itu mengurus diri sendiri: mandi dan berangkat ke pondok.
Kira-kira seperti itu rutinitas saya setiap harinya. Untuk hari-hari tertentu mungkin bisa lebih padat dari hari ini karena berangkat lebih pagi dan pulang lebih malam.
Walau kelihatan melelahkan tapi saya menikmati karena berkhidmah pada pondok itu adalah sebuah kebanggaan tersendiri, bisa dekat guru, bisa membantu guru dalam mendidik santrinya, dekat dengan orang-orang alim dan lain-lain.
Anak istri juga sudah memaklumi, kalau ada tugas dari pondok, pasti mereka mengalah dan menyuruh saya untuk cepat-cepat bergegas ke pondok. Memang sih awal-awalnya menikah istri kaget dengan hal ini, hari pertama perikanan kami saja sudah ditinggal ngantor ke pondok, lebih-lebih mertua seakan gak terima anaknya ditinggal-tinggal. Saya sih gak peduli akan semua itu, karena teringat dawuh guru "Kalau punya istri biasakan ditinggal, biar nanti terbiasa kalau ada tugas". Dan ternyata benar setelah terbiasa, walaupun tengah malam ditinggal ke pondok mereka gak mempermasalahkan.
***
Hari ini terasa beda, ada semangat mengejar target, sejak kemarin saya sudah menetapkan target apa saja yang harus saya capai dalam hidup, dan alhamdulillah semua aktifitas jadi lebih bermakna, lebih dari itu saya niati aktivitas saya Li i'lai kalimatillah, dengan harapan hidup menjadi penuh berkah. Aminnn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar